Layaknya roda yang terus berputar, tiada hentinya manusia
melangkahkan kehidupannya di atas bumi. Mencari sesuap nasi, atau mungkin hanya
mencari sensasi. Ada yang duduk santai, atau hanya bersenda gurau. Di jembatan
layang, pengemispun dengan setia mengangkat tangan. Berharap para dermawan
melayangkan selembar uang atau hanya sebatas receh. Ironis memang, bila
dibandingkan dengan mereka yang tertawa terbahak dibalik gedung-gedung tinggi
pencakar langit. Atau mereka yang hanya tahu bagaimana mengisi perut sendiri.